Plus Minus Memberikan Dry Food Dicampur Wet Food pada Kucing

Posted on

Apa Kelebihan dan kekurangan mencampur dry food dan wet food? 

Kelebihan mencampur dry food dan wet food

Plus Minus Memberikan Dry Food Dicampur Wet Food pada Kucing


Porsi makan lebih banyak

Oke kelebihan yang pertama kucingnya makan itu jadi banyak. Aapalagi kalau sebenarnya kucingnya tuh nggak suka sama dry food yang kamu kasih. Tapi karena itu dicampur sama wet food, kucing itu jadi mau makan, dan makannya pun juga jadi banyak. Trik mencampur dry food dan wet food ini sering dipakai sama cat lover kalau kucing itu ada kebutuhan tertentu, misalnya kucingnya ada masalah urinary, ya beliin itu dry food buat urinary. Tapi pas dikasih ke kucing ya kucing nggak suka, nah tapi kan dia butuh makanan yang untuk urinenya itu, makanya daripada nggak dimakan, sebaiknya dicampur. 

Baik untuk Kesehatan Urinary

Kelebihan kedua, mencampur wet food dan dry food adalah di kesehatan urinary kucing. Terutama untuk kucing dewasa. Kucing dewasa minumnya sedikit. Nah itu kan wet food banyak mengandung air ya, apalagi kalau kamu campur, otomatis dia lebih banyak mengkonsumsi air dibanding nya cuman makan dry food nya aja.

Kekurangan mencampur dry food dan wet food

Tidak suka dry food lagi

Oke sekarang kekurangannya. Kekurangannya, biasanya kucing itu jadi nggak mau makan dry food lagi. Bahkan nggak mau makan dry food sama sekali padahal dry food yang kamu pakai udah dry food yang biasa disukain sama banyak kucing. Nggak masalah kalau kucing kamu tuh nggak makan dry food sama sekali, 100% pakai  wet food kalengan. 

Timbul Karang Gigi

Cuman memang kamu harus sering-sering ke dokter hewan untuk periksa. Paling gak enam bulan sekali. Soalnya kalau kucingnya sering makan wet food kalengan biasanya dia lebih cepat menimbulkan karang gigi. 

Tidak mau daging rebus lagi

Kekurangan yang ketiga kalau gua perhatiin. Kucing yang terlalu banyak makan wet food kalengan atau campur biasanya dia tuh jadi jadi nggak suka sama daging masak. Jadi kalau gua rebus daging-daging an beberapa dari mereka tuh nggak mau. Mereka mau nya tuh makanan basah kalengan.

Cepat dikerubung semut

Kekurangan yang keempat. Ketika kamu campur wet food sama dry food, makanan itu harus langsung abis. Kalau nggak langsung abis, akan lebih cepat disemutin. 

Solusi dari semua kekurangan tadi?

Biasanya cara makan dicampur begini, dijadwal sama ownernya. Soalnya harus langsung abiskan satu porsi. Agar kucing kamu nggak terbiasa untuk selalu dicampur sama wet food kalau makan. Memangnya agak susah ya karena belum terbiasa. Silakan pelajari sifat anabulmu ya, mau makan wet food atau dry food, yang penting dia masih mau makan. Konsultasikan ke dokter agar terhindar dari masalah yang tidak diinginkan.

FAQ

Q: Kenapa kucing saya kalau makan dry food beauty kaya ga kenyang gitu gmna iya solusinya?

A: Mungkin karena gak suka sama dry foodnya

Q: Kucingku udah dewasa tapi gak mau makan makanan yang adult maunya makan makanan yang buat kitten, aman gak?

A: Gak aman untuk urinarynya

Q: Kucingku ngak suka makanan kaleng, suka ayam direbus, gimana ini bang? Mau juga makan kering.

A: Malah lebih bagus kalau sukanya real food, apalagi masih mau makan dry foodnya.

Q: Spiriluna bagus nggak ya buat anabul?

A: Bagus, tapi kalau untuk kucing lebih cocok chlorella dibanding spirulina


Q: Kalau kepala ayam dia suka ngak apa kah? soalnya yang biskuitnya ngak dia suka

A: Kalau kelapa-leher ayam sebaiknya di presto aja.

Oke. Sekian artikel Plus Minus Memberikan Dry Food Dicampur Wet Food pada Kucing. Kamu bisa melanjutkan membaca artikel pelengkap di bawah ini.

Plus Minus Memberikan Dry Food Dicampur
Wet Food pada Kucing

Apakah Anda bingung
memutuskan apakah memberikan dry food atau wet food pada kucing Anda? Atau
mungkin Anda ingin tahu apakah menggabungkan kedua jenis makanan ini akan
memberikan manfaat bagi kucing Anda? Artikel ini akan membahas plus minus
memberikan dry food dan wet food pada kucing serta apakah menggabungkannya
menjadi satu porsi makanan yang seimbang akan memberikan keuntungan bagi kucing
Anda.

Sebelum kita membahas
lebih lanjut, mari kita ulas terlebih dahulu mengenai dry food dan wet food
untuk kucing.

Apa itu Dry Food untuk Kucing?

Dry food atau makanan
kering untuk kucing adalah jenis makanan yang umumnya berbentuk bulat kecil dan
keras. Dry food umumnya terbuat dari bahan-bahan seperti daging, ikan, dan
sayuran yang sudah diolah dalam bentuk kering.

Dry food merupakan jenis
makanan yang praktis dan tahan lama. Karena kandungan airnya yang rendah, dry
food memiliki waktu simpan yang lebih lama dibandingkan wet food. Selain itu,
dry food juga lebih mudah disimpan dan dibawa bepergian.

Namun, perlu diingat
bahwa kandungan air yang rendah pada dry food dapat menyebabkan dehidrasi pada
kucing jika tidak diimbangi dengan asupan air yang cukup. Oleh karena itu,
pastikan memberikan akses yang mudah bagi kucing untuk minum air yang cukup
saat diberikan dry food.

Apa itu Wet Food untuk Kucing?

Wet food atau makanan
basah merupakan makanan kucing yang mengandung kadar air yang lebih tinggi
dibandingkan dengan dry food atau makanan kering. Biasanya terdiri dari daging,
ikan, atau unggas yang telah dimasak dan dicampur dengan air atau kaldu. Makanan
basah tersedia dalam beberapa kemasan baik kaleng, sachet atau cup.

Wet food memiliki banyak
manfaat bagi kucing. Karena mengandung lebih banyak air, wet food dapat
membantu menjaga hidrasi kucing dan mencegah dehidrasi. Selain itu, wet food
juga mengandung nutrisi yang lebih tinggi dibanding dry food, seperti protein
dan lemak yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan kucing. Nutrisi yang
terkandung dalam wet food juga lebih mudah dicerna oleh kucing.

Namun, wet food juga
memiliki kekurangan. Harga wet food lebih mahal dibandingkan dengan dry food,
dan biasanya hanya bertahan selama beberapa jam setelah dibuka, sehingga lebih
sulit disimpan. Selain itu, wet food juga lebih mudah membusuk dan dapat
mengeluarkan bau yang tidak sedap jika tidak segera habis atau disimpan dengan
benar.

Kapan Memberikan Dry Food untuk Kucing?

Dry food, atau makanan
kering, adalah makanan yang cocok untuk diberikan pada kucing Anda sehari-hari.
Dry food biasanya lebih tahan lama dan mudah disimpan, serta memberikan
keuntungan tambahan dalam membersihkan gigi kucing dan menjaga berat badannya.

Sebaiknya, kucing dewasa
diberi makan dry food sekitar dua kali sehari, sementara kucing muda bisa
diberi makan tiga sampai empat kali sehari. Namun, jumlah porsi yang diberikan
harus disesuaikan dengan umur, metabolisme, aktivitas, dan berat badan kucing
Anda.

Kapan Memberikan Wet Food untuk Kucing?

Memberikan wet food dapat
menjadi alternatif yang baik bagi kucing yang tidak suka makan dry food atau
mengalami masalah pencernaan. Wet food juga dapat membantu menjaga kesehatan
hidrasi, terutama bagi kucing yang menderita penyakit ginjal atau sulit minum
air.

Wet food sebaiknya
diberikan pada kucing setidaknya dua kali sehari, dengan porsi sekitar 3-5 ons
per hari tergantung pada berat badan dan tingkat aktivitas kucing. Namun,
kucing tidak boleh dibiarkan makanan basi dan sebaiknya disajikan dalam mangkuk
datar agar mudah dijangkau oleh kucing.

Setelah selesai dimakan,
mangkuk dan sisa makanan yang tidak dimakan sebaiknya dibersihkan dan dibuang
untuk mencegah bakteri berkembang biak. Selain itu, wet food juga lebih cepat
basi jika tidak disimpan di tempat yang tepat, sehingga disarankan untuk
menjaga kebersihannya dan disimpan di tempat yang sejuk dan kering.

Apa Keuntungan Memberikan Dry Food pada
Kucing?

Memberikan dry food pada
kucing memiliki beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Berikut adalah
beberapa keuntungan dari memberikan dry food pada kucing:

Membantu menjaga kebersihan gigi kucing

Dry food memiliki tekstur
yang lebih keras dibandingkan wet food, sehingga saat kucing mengunyahnya, dry
food dapat membantu membersihkan gigi mereka dari sisa-sisa makanan dan plak.
Hal ini tentunya dapat mencegah terjadinya masalah gigi pada kucing Anda.

Membantu menjaga berat badan kucing

Dry food memiliki
kandungan kalori yang lebih rendah dibandingkan wet food, sehingga dry food
dapat membantu menjaga berat badan kucing Anda agar tetap ideal. Namun, perlu
diperhatikan bahwa kandungan nutrisi pada dry food dapat berbeda-beda
tergantung merek dan jenisnya. Pastikan Anda memilih dry food yang mengandung
nutrisi seimbang untuk memastikan kucing Anda tetap sehat.

Memudahkan dalam penyimpanan dan
memberikan makanan

Dry food memiliki umur
simpan yang lebih lama dibandingkan wet food, sehingga dapat lebih mudah
disimpan dan diakses kapan saja saat dibutuhkan. Selain itu, memberikan dry
food pada kucing juga jauh lebih praktis dan tidak membutuhkan banyak
persiapan.

Jika Anda memilih untuk
memberikan dry food pada kucing Anda, pastikan untuk memberikannya di dalam
mangkuk yang bersih dan selalu sediakan air bersih untuk membantu kucing Anda
menghindari dehidrasi.

Apa Keuntungan Memberikan Wet Food pada
Kucing?

Memberikan wet food pada
kucing memiliki beberapa keuntungan yang perlu diperhatikan oleh pemilik
kucing. Berikut adalah beberapa keuntungan dari memberikan wet food pada
kucing:

  • Meningkatkan hidrasi: Kucing yang makan wet food cenderung
    mengonsumsi lebih banyak air daripada kucing yang makan dry food. Hal ini
    dapat membantu mencegah dehidrasi dan menjaga kesehatan saluran kemih
    kucing.
  • Lebih tinggi nutrisi: Wet food memiliki kadar air yang lebih tinggi,
    sehingga nutrisinya lebih tinggi dibandingkan dry food. Hal ini membuat
    wet food menjadi pilihan yang baik untuk kucing yang membutuhkan nutrisi
    tambahan, seperti kucing yang sedang hamil atau menyusui.

“Memberikan wet food
pada kucing dapat membantu menjaga hidrasi dan kesehatan ginjal, serta
mengandung nutrisi yang lebih tinggi dibanding dry food.”

Selain itu, wet food juga
dapat memberikan variasi pada diet kucing dan memberikan sensasi makan yang
lebih enak karena memiliki aroma yang lebih kuat daripada dry food. Namun,
pemilik perlu mengingat bahwa wet food memiliki harga yang lebih mahal dan
sulit disimpan dalam jangka waktu yang lama setelah dibuka. Oleh karena itu,
pastikan untuk selalu memperhatikan tanggal kedaluwarsa dan menyimpan wet food
yang tidak terpakai di dalam kulkas.

Apa Kekurangan Memberikan Dry Food pada
Kucing?

Meskipun dry food banyak
digunakan sebagai makanan kucing sehari-hari, namun konsumsi dry food secara
berlebihan dapat membawa beberapa kekurangan bagi kucing Anda.

Kekurangan Memberikan Dry Food pada Kucing

Penjelasan

Kurangnya Hidrasi

Dry food memiliki kadar air yang rendah dibandingkan
wet food. Hal ini menyebabkan kucing yang terlalu banyak mengonsumsi dry food
bisa mengalami dehidrasi.

Kurangnya Nutrisi

Dry food cenderung lebih rendah nutrisinya dibandingkan
wet food. Hal ini terutama terjadi pada dry food dengan kualitas rendah.

Masalah Kesehatan

Kucing yang terlalu banyak mengonsumsi dry food dapat
mengalami risiko penyakit ginjal dan diabetes.

Perlu diingat bahwa dry
food tidak sepenuhnya buruk untuk kucing, namun perlu diberikan dengan proporsi
yang tepat dan tidak berlebihan.

Sebagai alternatif,
tambahkan air pada dry food untuk meningkatkan hidrasi dan nutrisinya, atau
kombinasikan dengan wet food untuk mencapai keseimbangan yang sehat dalam diet
kucing Anda.

Apa Kekurangan Memberikan Wet Food pada
Kucing?

Wet food untuk kucing
juga memiliki beberapa kekurangan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu
diperhatikan sebelum memutuskan memberikan wet food pada kucing Anda:

  • Risiko kegemukan: Wet food umumnya mengandung lebih
    banyak kalori dan lemak dibanding dry food, sehingga dapat meningkatkan
    risiko kegemukan pada kucing.
  • Penyakit gigi: Wet food memiliki kandungan air yang
    lebih tinggi sehingga membantu menjaga hidrasi kucing, namun hal ini juga
    dapat membuat sisa makanan menempel pada gigi kucing dan menyebabkan
    masalah kesehatan gigi.
  • Biaya: Wet food memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dry food
    karena produknya lebih sulit untuk diproduksi dan dikemas.

Meskipun begitu, wet food
masih menjadi pilihan yang baik sebagai makanan tambahan untuk kucing Anda.
Pastikan untuk memberikan wet food dengan proporsi yang tepat dan tidak terlalu
sering agar kucing Anda tetap sehat dan bugar.

Bagaimana Memberikan Dry Food dan Wet
Food Dicampur untuk Kucing?

Menggabungkan dry food
dan wet food dapat memberikan nutrisi yang seimbang dan menjaga hidrasi kucing
Anda. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak mengganggu
kesehatan kucing Anda.

Cara Menggabungkan Dry Food dan Wet Food

Anda dapat menggabungkan
dry food dan wet food dalam satu porsi makanan untuk kucing Anda. Pastikan
untuk mengukur dengan benar setiap jenis makanan dan menggabungkannya secara
proporsional. Konsistensi makanan itu sendiri harus seimbang, jangan terlalu basah
atau terlalu kering. Gunakan sendok makan atau timbangan untuk memastikan
keseimbangan yang tepat.

Perhatikan juga jenis dry
food dan wet food yang Anda gabungkan, pastikan keduanya mengandung nutrisi
yang seimbang dan tidak ada bahan yang bertentangan yang dapat memengaruhi
pencernaan kucing Anda. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter hewan Anda jika
Anda tidak yakin atau memiliki kekhawatiran.

Frekuensi Pemberian

Frekuensi pemberian
makanan dicampur dengan dry food dan wet food dapat bervariasi tergantung pada
kebutuhan kucing Anda. Sebaiknya tidak lebih dari dua kali sehari agar kucing
Anda tidak terlalu kenyang atau kekurangan nutrisi. Pastikan juga untuk
membersihkan mangkuk makanan setelah digunakan, jangan biarkan makanan basi
atau terkontaminasi oleh bakteri.

Keuntungan Memberikan Dry Food dan Wet
Food Dicampur

Menggabungkan dry food
dan wet food dapat memberikan nutrisi yang seimbang bagi kucing Anda. Dry food
membantu membersihkan gigi kucing dan menjaga berat badan yang sehat, sementara
wet food membantu menjaga hidrasi dan kesehatan ginjal. Kombinasi keduanya
dapat membantu memastikan bahwa kucing Anda mendapatkan semua nutrisi yang
dibutuhkan dengan cara yang sehat dan lezat.

Bagaimana Menyimpan Dry Food dan Wet
Food untuk Kucing?

Menyimpan makanan kucing
dengan benar sangat penting untuk memastikan makanan tetap segar dan tidak
rusak sebelum diberikan pada kucing. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan
untuk memastikan makanan kucing tetap segar dan sehat:

Penyimpanan Dry Food untuk Kucing

Dry food cenderung lebih
mudah disimpan daripada wet food karena tidak memerlukan pendinginan. Berikut
adalah beberapa panduan untuk menyimpan dry food kucing:

Langkah-langkah

Keterangan

Simpan dalam wadah kedap udara

Wadah kedap udara seperti kontainer plastik atau kaleng
dapat membantu mencegah kelembaban dan udara terkontaminasi.

Jauhkan dari sinar matahari langsung

Sinar UV dapat mempercepat oksidasi makanan dan
menyebabkan bau dan rasa tidak enak.

Simpan di tempat yang kering

Kelembaban dapat mempercepat pertumbuhan bakteri dan
jamur di makanan.

Tutup rapat setelah digunakan

Setelah membuka wadah, pastikan untuk menutup rapat
agar makanan tetap segar dan tidak terkontaminasi.

Perhatikan tanggal kedaluwarsa

Jangan gunakan dry food yang sudah melewati tanggal
kedaluwarsa karena dapat menyebabkan keracunan makanan pada kucing.

Penyimpanan Wet Food untuk Kucing

Wet food cenderung lebih
sulit disimpan karena memerlukan pendinginan. Berikut adalah beberapa panduan
untuk menyimpan wet food kucing:

Langkah-langkah

Keterangan

Simpan dalam wadah kedap udara

Setelah membuka kaleng, pindahkan sisa makanan ke wadah
kedap udara dan simpan dalam kulkas.

Perhatikan tanggal kedaluwarsa

Gunakan wet food segera setelah dibuka dan jangan
gunakan jika sudah melewati tanggal kedaluwarsa karena dapat menyebabkan
keracunan makanan pada kucing.

Simpan dalam kulkas

Pastikan wet food disimpan dalam kulkas pada suhu 32°F
– 36°F untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan mempertahankan kelembapan.

Hangatkan sebelum disajikan

Sebelum diberikan pada kucing, hangatkan wet food
dengan meletakkannya dalam air panas atau menggunakan microwave selama
beberapa detik agar makanan menjadi lebih sedap.

Memahami cara menyimpan
dry food dan wet food untuk kucing dengan benar dapat membantu memastikan
makanan tetap fresh dan sehat untuk kucing Anda. Pastikan untuk selalu
memeriksa tanggal kedaluwarsa dan tidak menggunakan makanan yang sudah rusak
atau melewati masa kedaluwarsa demi kesehatan kucing Anda.

FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan
tentang Memberikan Dry Food dan Wet Food pada Kucing

Berikut adalah beberapa
pertanyaan yang sering diajukan tentang memberikan dry food dan wet food pada
kucing:

1. Apakah aman memberikan dry food dan
wet food pada kucing?

Ya, memberikan dry food
atau wet food pada kucing adalah aman asalkan diberikan dalam porsi yang tepat
dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi kucing. Pastikan untuk memilih makanan yang
aman dan berkualitas baik untuk kucing Anda.

2. Berapa banyak dry food atau wet food
yang sebaiknya diberikan pada kucing?

Jumlah makanan yang
diberikan pada kucing tergantung pada usia, berat badan, dan tingkat aktivitas
kucing. Sebagai aturan umum, kucing dewasa sebaiknya diberikan sekitar 20-30
kalori per pon berat badan setiap hari. Namun, pastikan untuk membaca petunjuk
pada kemasan makanan dan berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mengetahui
jumlah yang tepat untuk kucing Anda.

3. Apakah perlu menambahkan suplemen
atau vitamin jika memberikan dry food dan wet food pada kucing?

Jika kucing Anda sehat
dan mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanan yang diberikan, maka tidak
perlu menambahkan suplemen atau vitamin tambahan. Namun, jika ada masalah
kesehatan yang terjadi atau jika kucing Anda memiliki kondisi khusus, maka berkonsultasilah
dengan dokter hewan untuk mengetahui kebutuhan nutrisi yang tepat.

4. Apakah bisa mengganti dry food dan
wet food dengan makanan manusia?

Tidak disarankan untuk
memberikan makanan manusia pada kucing, karena makanan manusia tidak mengandung
nutrisi yang tepat untuk kucing dan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Selain
itu, beberapa jenis makanan manusia seperti bawang putih, coklat, dan kopi bisa
berbahaya bagi kucing.

5. Berapa lama dry food dan wet food
dapat disimpan setelah dibuka?

Selalu periksa tanggal
kedaluwarsa pada kemasan makanan. Setelah dibuka, dry food biasanya dapat
disimpan selama 4-6 minggu, sedangkan wet food sebaiknya digunakan dalam waktu
2-3 hari setelah dibuka dan disimpan di dalam kulkas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *